Amengan Vol 5 : Musik!

Amengan is back! Setelah cuti satu bulan lamanya, akhirnya di hari ke-5 di bulan April ini, kita bisa kembali menyapa kembali para adik-adik pintar, aktif, dan menggemaskan. Kali ini tema yang diusung adalah tentang musik. Karena niche Amengan adalah tentang crafting dan dongeng, So? apa jadinya ya kalau crafting+musik atau dongeng+musik? Yuk kita simak keseruannya di reportase Amengan kali ini.

Publikasi Acara - Amengan Vol. 5

Jam 10 para peserta mulai berdatangan. Kali ini ada yang berbeda! Welcome donnut pun dihadirkan untuk menyambut anak-anak yang berdatangan. Yups! Kali ini Amengan dapat sponsor dari Donutpedia loh :). Selain itu tak ketinggalan sponsor yang lain seperti So-Milk, Bakso Rusuk Metro, dan Elex Media Komputindo turut memeriahkan acara ini.

Yummy... Nyom. Nyom. Nyom

Tak lupa juga para peserta diberikan goodie bag yang berisi alat-alat crafting dan voucher dari sponsor.



Tik tok Tik tok… Waktu sudah menunjukkan pukul 10, tapi bintang tamu yang ditunggu-tunggu belum juga datang XD. Tapi tenaaang ada Bunda Devi dan Ummi Fitri yang siap beraksi, kedua MC kita kali ini siap membuat anak-anak yang sudah hadir dapat segera ameng bersama. Seperti biasa, acara dimulai dengan pembacaan surat pendek dan doa mau belajar dari anak-anak. Ternyata tidak hanya satu orang yang mau! Banyak! Apalagi bila sudah dipandu bernyanyi-nyanyi ala anak TK! Wuuuih hebohnya minta ampun! Ada anak yang sudah bisa mengikuti instruksi, ada yang malah senangnya lari-lari, dan ada yang masih malu-malu kucing di pelukan Ibunya. Walaupun begitu, semangat dan keceriaan mereka, sudah lebih dari cukup untuk menjadi pembuka di acara Amengan Vol. 5 kali ini.

Anak-anak mulai beraksi :D
Sambil mengunggu bintang tamu datang, Bunda Devi dan Ummi Fitri menjelaskan kepada ibu dan anak-anak mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini, yaitu crafting membuat Marakas dan Spindrum juga sesi mendongeng oleh bintang tamu. Ups! Siapa sih bintang tamu yang ditunggu-tunggu itu? Sabar Ya… ;) 

Bunda Devi dan Ummi Fitri juga menjelaskan mengenai bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam crafting kali ini. Untuk Marakas tim Amengan sudah menyiapkan botol bekas, sumpit, kertas hias, dan kerikil. Sedangkan untuk membuat Spindrum, bahan-bahannya adalah kardus bekas, sumpit, tali, dan manik-manik.
Yuhuu... Ada vouchernya!

Walaupun belum semuanya terbuat dari bahan bekas, tim Amengan berusaha setidaknya ada satu/ dua bahan yang berasal dari barang yang sudah tak terpakai. Ceritanya sih ingin turut menyosialisasikan salah satu program go green alias program ramah lingkungan. Selain menyediakan salah satu bahan crafting  dari barang bekas, keberadaan gallon air mineral di dalam aula juga menjadi salah satu usaha agar ramah lingkungan loh! Dengan adanya gallon, peserta cukup membawa tempat minumnya saja :) Tidak perlu repot membawa/ membeli air di dalam kemasan yang otomatis akan menimbulkan banyak tumpukan sampah.

Lanjut reportasenya ya :D

Selanjutnya anak-anak dibimbing untuk membuat marakas terlebih dahulu, karena tamu yang ditunggu-tunggu belum kunjung datang.  Begitu selesai, mendadak aula pun menjadi riuh karena anak-anak dengan semangat menggoyangkan marakas yang sudah dibuat.








Dalam keriuhan aula yang bertempat di Kinagara Regency, tiba-tiba datang seseorang yang membawa seperangkat alat sound dan menenteng gitar… Siapa ya? Aha! Ternyata ini dia tamu yang dinanti-nanti. Bunda Devi dan Ummi Fitri pun memperkenalkan bintang tamu kali ini, yaitu Kak Iqbal! Kak Iqbal ini adalah salah satu dosen dari Telkom University tepatnya di Fakultas Rekayasa Industri. Beliau rela meluangkan waktunya demi memenuhi undangan tim Amengan, dan tentunya demi berbagi cerita dengan anak-anak ceria.
Amengaaan… Asiiik… Ceria!
Sambil menunggu Kak Iqbal bersiap-siap, anak-anak dipanggil ke depan untuk bersiap-siap mendengarkan dongeng dari Kak Iqbal. Dengan membawa marakas yang sudah dibuat, mereka pun semangat mendengarkan cerita. Ada yang berbeda kali ini! Alat peraga yang digunakan tidak hanya menggunakan boneka, tetapi juga gitar! Gitar digunakan sebagai ‘penghidup’ dari cerita yang sedang dibawakan.



“Allkisah ada dua sahabat, serigala dan beruang. Mereka tinggal di sebuah desa…”


Desaku… yang kucinta… pujaan hatiku… tempat ayah dan bunda… dan handai taulanku.
Tak mudah kulupakan… Tak mudah bersedih. Selalu kurindukan, desaku yang permai.



“Mereka… berjalan-jalan menuju atas bukit hendak melihat-lihat kebun bunga”

Naik… Naik… ke puncak gunung… Tinggi-tinggi sekali…
 Kiri, kanan kulihat saja ada pohon cemara… Kiri, kanan kulihat saja ada pohon cemara
“Selama di perjalanan menuju ke atas bukit, serigala jalan terburu-buru, sambil memakan buah pisang. Eeeeh… kulit pisangnya dibuang sembarangan! Beruang sudah mengingatkan serigala agar tidak jalan terburu-buru dan tidak membuang sampah sembarangan, akan tetapi serigala tidak mau mendengarkan”



“Sampailah di atas bukit, mereka berdua pun akhirnya melihat pemandangan kebun Bunga yang indaaaah”
Lihat kebunku… penuh dengan bunga… ada yang putih dan ada yang merah.
Setiap harii kusiram semua, mawar melati, semuanya indah.



“Setelah bermain di kebun bunga, akhirnya mereka pulang. Namun di tengah perjalanan pulang, serigala terjatuh! Ternyata serigala terpeleset kulit pisang yang ia buang tadi! Serigala menyesal dia tidak mendengarkan nasihat dari beruang. Akhirnya mereka pun pulang ke rumah orang tuanya masing-masing.”


Kasih ibu… Kepada Beta… Tak terhingga sepanjang masa…
 Hanya memberi… Tak harap kembali… Bagai sang surya menyinari dunia.



Bagaimana? Seru kaan? Tentunya anak-anak tidak hanya duduk diam mendengarkan cerita. Anak-anak dibimbing untuk dapat bernyanyi bersama sambil diiringi gitar. Masih penasaran keseruannya? Yuk simak Video berikut ini…




Tak terasa hampir 30 menit Kak Iqbal menemani kita. Usai sesi mendongeng, anak-anak pun kembali ke tempat duduknya masing-masing. Sambil menuggu kak Iqbal beres-beres, Bunda Devi menantang 3 orang Ibu untuk maju ke depan. Ada apa ya? Oalaah... ternyata Ibu-ibu keren itu diminta pendapatnya mengenai acara Amengan yang sudah berjalan hampir 5 kali ini. Terimakasih ya Moms atas apresiasinya. Mudah-mudahan kami semakin baik dalam episode-episode Amengan berikutnya.
Terimakasih Moms!

Horee... Ibu yang berani maju dapat doorprize :)
Ups ada yang lupa! Foto-foto! Akhirnya kita berfoto bersama dengan kak Iqbal sebagai kenang-kenangan. Terimakasih ya Kak atas kunjungannya :) Semoga di lain kesempatan kita bisa bertemu lagi :)



Eits tunggu dulu ini bukan akhir acara loh! Ada kegiatan yang belum kita lakukan, apa ya? Ya! membuat spindrum :D Tak butuh waktu yang terlalu lama untuk membuat spindrum ini. Caranya cukup mudah, 2 lingkaran pada kardus digunting, salah satu kardus dilubangi di kedua sisi, masukkan tali yang sudah diberi manik-manik di kedua sisinya, ukur tali jangan sampai kepanjangan, dan ikat! Satukan dengan lingkaran yang satu lagi, rekatkan dengan lem. Awas sumpitnya ketinggalan :D

Putar Putar Spindrumnya!

Yeaaay... Marakas dan Spindrumku kereen :)
Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 12 siang. Acara pun selesai! Seperti biasa, acara ditutup oleh pembacaan doa dan surat pendek oleh anak-anak. Sekian Reportase untuk acara Amengan Vol 5 kali ini. Sampai jumpa di Reportase Vol selanjutnya ya ;)

Comments

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...